• Kerja Bakti Pembuatan Sumur & Saluran Air Dusun Gelangsar


    Dari Anas رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda:
    سبعٌ يجري للعبد أجرهن وهو في قبره بعد موته : من علَّم عِلْماً ، أو أجرى نهراً ، أو حَفَر بئراً ، أو غرس نخلاً أو بنى مسجداً ، أو ورَّث مصحفاً ، أو ترك ولداً يستغفر له بعد موته
    “Tujuh hal, pahalanya terus mengalir bagi seorang hamba dan dia di kuburnya setelah kematiannya : seorang yang mengajarkan ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanam pohon kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun untuknya setelah kematiannya.”[1]
    ***
    Maksudnya di sini (mengalirkan sungai, red) adalah menggali saluran-saluran air dari sumber mata air atau dari sungai-sungai agar air sampai ke tempat-tempat pemukiman atau kebun-kebun, sehingga manusia mendapatkan suply air, kebun-kebun terairi, hewan-hewan ternak bisa minum.
    Berapa banyak pada amalan yang mulia seperti ini dari bentuk ihsan kepada manusia, membantu memudahkan mereka untuk mendapatkan air, yang merupakan unsur penting bahkan yang paling penting bagi kehidupan.
    Termasuk diantaranya adalah menyalurkan air melalui pipa-pipa ke pemukiman manusia. Demikian juga meletakkan pendingin-pendingin air di jalan-jalan dan tempat-tempat yang dibutuhkan.
    Menggali Sumur-sumur
    Ini mirip dengan yang sebelumnya. Disebutkan di dalam hadits dari hadits Abu Hurairah رضي الله عنه bahwasanya Nabi ﷺ bersabda:
    بَيْنَا رَجُلٌ بِطَرِيقٍ اشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ فَوَجَدَ بِئْرًا فَنَزَلَ فِيهَا فَشَرِبَ ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا كَلْبٌ يَلْهَثُ يَأْكُلُ الثَّرَى مِنْ الْعَطَشِ ، فَقَالَ الرَّجُلُ : لَقَدْ بَلَغَ هَذَا الْكَلْبَ مِنْ الْعَطَشِ مِثْلُ الَّذِي كَانَ بَلَغَ مِنِّي ، فَنَزَلَ الْبِئْرَ فَمَلَا خُفَّهُ مَاءً فَسَقَى الْكَلْبَ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ ، قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّه وَإِنَّ لَنَا فِي الْبَهَائِمِ لَأَجْرًا ؟ فَقَالَ فِي كُلِّ ذَاتِ كَبِدٍ
    “Suatu ketika ada seorang di jalanan yang sedang merasakan haus yang sangat. Kemudian dia menemukan sebuah sumur. Lalu dia turun ke sumur tersebut dan minum airnya. Kemudian dia keluar dan ternyata ada seekor anjing yang menjulur-julurkan lidahnya memakan tanah lembab karena hausnya. Maka orang ini berkata, “Anjing ini merasakan haus yang sangat sebagaimana yang tadi aku rasakan.” Diapun turun ke dalam sumur dan memenuhi sepatunya dengan air kemudian meminumkannya ke anjing tersebut. Maka Allah pun bersyukur kepadanya dan mengampuninya. Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah apakah kita bisa mendapatkan ampunan dari binatang-binatang ternak?” Maka beliau menjawab, “Pada setiap yang bernyawa terdapat pahalanya.” [2]
    Maka bagaimana dengan seorang yang menggali sumur dan menjadi sebab keberadaannya sehingga bermanfaat bagi banyak orang?
    ***
    Pict: Pekerjaan pembuatan saluran air, pengeboran ulang sumur, instalasi mesin pompa air dan berbagai utilitas pendukung di Dusun Gelangsar. جزاكم الله خيراً كثيراً
    dan terima kasih berbagai pihak yang telah mendukung kegiatan ini, semoga memperoleh ridha Allah سُبْحَانَهُ وَ تَعَالَى dan menjadi amal jariyah "pahala mengalir jauh" sebagaimana disebutkan di dalam kutipan artikel di atas.
    ***
    Catatan Kaki:
    [1] HR. Al-Bazzar (Kasyful Astar (149) dihasankan Al-Albany di Shohih Al-Jami’ (3602))
    [2] HR. Al-Bukhari (2466) dan Muslim (2244)
    ----------------------------
    Ditulis Oleh: Asy Syaikh Abdurrozzaq bin Abdul Muhsin Al Abbad Al Badr حَفِظَهُ اللهُ (Sumber: http://al-badr.net/muqolat/2477) Diterjemahkan Oleh Ustadz Ayub Abu Ayub
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Bergabung Menjadi RELAWAN

    Kami mengundang anak-anak muda dari Lombok maupun daerah lain untuk berkarya dan mengoptimalkan potensi yang ada dengan berbagi, belajar bersama, dan mengambil bagian dalam stimulasi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di Lombok.

    POSKO

    Jl. TGKH Zainuddin Abdul Majid No 49, Pancor - Lombok Timur

    EMAIL

    semangatlombok.org@gmail.com
    crast@tauhid.or.id

    WHATSAPP

    +62 821 4383 4848
    +62 812 3555 8308